Virzha Siap Kembalikan Upah yang Diterima dari DNA Pro

Jakarta, options-direct.co.uk

Virzha mengaku siap mengembalikan uang yang ia dapatkan dari DNA Pro. Ia terseret dalam kasus dugaan penipuan investasi robot trading DNA Pro karena pernah menjadi pengisi acara yang diselenggarakan platform tersebut.

Lantaran pernah mendapat bayaran dari DNA Pro, Virzha akan melakukan pemeriksaan di Bareskrim Polri pada 22 April mendatang.

“Nanti setelah tanggal 22 (April) itu, kalau memang harus dikembalikan, (akan) dikembalikan,” kata Virzha di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/4) malam, dikutip dari detikHOT.

Selain itu, Virzha juga mengatakan tidak akan mengembalikan upah tersebut jika tidak diminta oleh pihak kepolisian.

“Kalau memang nggak perlu dikembalikan, kita nggak kembalikan. Tergantung baiknya seperti apa,” ujarnya.

Menurut penjelasannya, ia hanya menerima upah berupa uang atas penampilannya di atas panggung pada tahun lalu. Virzha mengaku tidak mendapat aset lain selain uang dari DNA Pro.

“Bentuknya sama seperti saya manggung biasa aja sih waktu itu, jadi tidak ada pemberian sesuatu apa. Memang saya datang, saya manggung udah, terus saya dibayar,” jelas Virzha.

Virzha juga menyanggah sebagai pihak yang mempromosikan DNA Pro. Ia mengaku hanya menjadi pengisi acara yang diadakan oleh pihak tersebut.

“Nggak mempromosikan, cuma pengisi acara. Dipanggil juga (oleh Bareskrim) jadi saksi,” ungkap Virzha, dikutip dari detikHOT.

Hari ini, Selasa (20/4), Rizky Billar dan Lesti Kejora menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait kasus yang sama. Pasangan tersebut diperiksa sebagai saksi terkait dugaan penerimaan aliran dana dari DNA Pro.

Selain itu, Billy Syahputra direncanakan untuk diperiksa pada Kamis (21/4) mendatang. Sedangkan, pemeriksaan terhadap Ello dan Rossa akan dijadwalkan ulang.

Baca Juga :  Creators Plan Squid Game Musim 2 Rilis 2024

DNA Pro merupakan salah satu aplikasi robot trading yang diblokir pemerintah. Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sempat melakukan penyegelan terhadap PT DNA Pro Akademi pada Jumat (28/1) lalu.

Polisi menetapkan 12 tersangka terkait kasus investasi bodong DNA Pro. Enam orang saat ini sudah ditahan. Sementara, enam lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

(pra)

[Gambas:Video CNN]