Timo Tjahjanto Jawab Rumor Remake Train to Busan Ditunda

Jakarta, options-direct.co.uk

Sutradara Timo Tjahjanto buka suara soal kabar film remake Train to Busan yang ia garap, Last Train to New York, ditunda pelaksanaannya. Menurut Timo, ia mengikuti keputusan dari pihak Warner Bros selaku studio.

Kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/7), Timo tidak secara gamblang mengiyakan kabar tersebut. Namun ia menyebut pihak Warner Bros memang memiliki pertimbangan untuk merilis film lain terlebih dahulu.

“Saya sebenarnya lebih menyerahkan kepada mereka, karena mereka yang tahu ingin rilisnya apa dan segala macam. Dan kali ini kayaknya mereka sudah siap untuk rilis film SWAT, saya sih cuma menunggu calling-an doang sih,” kata Timo.

Timo menyebut sebenarnya pernah membahas soal perilisan Last Train to New York yang dijadwalkan April 2023 kepada pihak studio. Namun Timo menyebut kala itu studio merasa bahwa situasi belum stabil akibat pandemi, sehingga jadwal itu mungkin masih bisa berubah.

Apalagi, Timo juga digandeng Warner Bros. untuk memegang garapan ulang film Under Siege yang diumumkan pada 2021 silam. Timo menyebut film tersebut sudah dalam masuk fase pengembangan naskah.

“Sebenarnya belum tahu juga mana yang lebih didulukan sih antara dua itu [Last Train to New York dan Under Siege], saya cuma nurut aja. Cuma intinya dalam Under Siege, saya lebih terlibat dalam penulisannya bersama teman saya juga,” katanya.

Dalam Last Train to New York, Timo akan bekerja sama dengan Gary Dauberman sebagai penulis naskah yang dikenal sebagai penulis sejumlah film waralaba The Conjuring.

Sementara dalam Under Siege, Timo akan bekerja sama dengan penulis naskah Umair Aleem. Timo dan Umair Aleem rencananya akan mengembangkan cerita reboot Under Siege yang direncanakan tayang di layanan streaming HBO Max.

Baca Juga :  Elizabeth Olsen Tak Tahu Kepastian Nasibnya di Semesta Marvel

“Kalau untuk Last Train to New York kan saya ibaratnya jadi sutradara tok, yang tinggal menunggu jadwal syuting. Kalau Last Train to New York ini kan sudah ada skripnya, tinggal tunggu panggilan untuk jadwal dari mereka [studio] saja sih,” kata Timo.

“Saya juga tidak terlalu mengkhawatirkan untuk jadwal itu karena masih ada proyek di sini yang harus diselesaikan,” lanjutnya.

Proyek film adaptasi Train to Busan yang dikerjakan oleh sutradara Indonesia, Timo Tjahjanto, sebelumnya dikabarkan ditunda. Film yang bertajuk The Last Train to New York tersebut semula dijadwalkan tayang pada 21 April 2023.

Menurut laporan Geek Culture pada Selasa (12/3), slot jadwal tersebut kini telah hilang laman Warner Bros. selaku studio dan diyakini ditunda. Meski begitu, pihak studio pun belum memberikan keterangan resmi apapun soal penyebab ataupun jadwal baru proyek ini.

Remake Train to Busan yang kemudian diberi tajuk Last Train to New York ini akan digarap di bawah naungan rumah produksi New Line dengan produser James Wan yang mewakili Atomic Monster.

Ma Dong-seok atau Don Lee mengaku tak sabar untuk menyaksikan Train to Busan yang dibuat ulang Timo Tjahtjanto dan James Wan. Ia menilai Train to Busan versi kedua sineas tersebut akan menyenangkan.

“Saya sangat menantikan pembuatan ulang itu (Train to Busan). Mereka (Timo Tjahjanto dan James Wan) merupakan produser besar. Saya rasa mereka akan membuatnya lebih menyenangkan daripada yang orisinal,” kata Don Lee.

“Karena itu berasal dari Korea, Train to Busan,” saya menantikan zombi global dan kita bisa menyaksikannya lewat itu (pembuatan ulang),” tuturnya.

(far/end)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Marvel Kembali ke Panggung San Diego Comic-Con Bulan Depan