Sylvester Stallone ‘Ngamuk’ Tuntut Hak Royalti Atas Rocky

Jakarta, options-direct.co.uk

AktorĀ Sylvester Stallone tak sungkan meluapkan emosinya terhadap produser waralaba Rocky Balboa, Irwin Winkler. Sang Rocky menuntut haknya atas waralaba yang ia tulis, perankan, dan beberapa kali ia arahkan tersebut.

Dalam sebuah unggahan di Instagram yang kini telah dihapus, Stallone mengunggah sebuah ilustrasi yang menggambarkan Winkler berbadan ular dengan berlidah pisau.

“Potret yang SANGAT menyanjung dari The Great Rocky/ Creed Producer, IRWIN WINKLER, dari salah satu artis terhebat di tanah air,” tulis Stallone dalam unggahan tersebut, diberitakan ET dan New York Post pada Minggu (17/7) waktu AS.

“JUGA setelah IRWIN mengendalikan ROCKY selama lebih dari 47 tahun, dan sekarang CREED, saya sungguh ingin setidaknya punya sedikit kembali HAK dari APA YANG SAYA TINGGALKAN, sebelum mewariskannya ke SATU-SATUNYA ANAKMU, saya percaya itu akan jadi tindakan ADIL dari pria 93 tahun ini?” lanjutnya.

“Ini jadi sebuah karya yang menyentuh jiwa saya, karena saya ingin mewariskan sesuatu dari Rocky untuk anak-anak saya, tapi selalu menyenangkan mendengarkan sesuatu dari penggemar loyal.. Keep punching,” kata Stallone.

Unggahan tersebut telah dihapus dari akun Sylvester Stallone. Namun sejumlah penggemar telah menangkap layar dan membagikannya lagi di media sosial.

[Gambas:Video CNN]

Menurut laporan ET, cercaan dari Stallone terhadap produser waralaba Rocky ini bukan kali pertama. Sebelumnya sepanjang akhir pekan, aktor 76 tahun tersebut juga mencela novel David Winkler, anak dari Irwin. Novel itu bertajuk The Arrangement: A Love Story.





Sylvester Stallone Mengaku Kehilangan Saham Waralaba Rocky

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Chris Rock Tolak Tawaran Pandu Emmy Awards, Kapok Usai Oscar