Review Manga: One Piece 1.049

Jakarta, options-direct.co.uk

One Piece chapter 1.049 tampaknya jadi penutup dari rangkaian pertarungan dan pemberontakan yang terjadi di Onigashima.

Namun sebelum menyentuh konklusi itu, chapter ini juga menyajikan sedikit flashback dari seorang Kaido. Dalam kilas balik itu, Kaido diceritakan sudah menjadi prajurit terkuat di Kerajaan Wokka sejak usia 10 tahun.

Namun kekuatan luar biasa yang dimiliki Kaido sejak kecil justru menyulitkan kerajaan itu. Hal itu karena mereka memilih untuk tunduk pada para bangsawan Naga Langit alias Tenryuubito.

Kaido yang enggan tunduk pada Tenryuubito akhirnya “dijual” ke Angkatan Laut oleh Kerajaan Wokka. Saat itu Angkatan Laut menyebut jika Kaido diserahkan, maka Kerajaan Wokka akan diperbolehkan untuk mengikuti Reverie.

Apakah urusan Kaido selesai sampai di situ? Tentu tidak.

Kaido yang punya kekuatan luar biasa bisa melepaskan diri dari tahanan Angkatan Laut. Pada usia muda, ia langsung mendapat bounty sebesar 70 juta Berry.

Bahkan Kaido sering kali sengaja menyerahkan diri ke Angkatan Laut hanya untuk mengisi kekosongan dalam perutnya, lalu melarikan diri lagi.

Saat usianya 15 tahun, Kaido menarik perhatian Rocks D. Xebec yang memintanya untuk bergabung. Lewat ajakan dari Shirohige, Kaido pun setuju bergabung dan bajak laut itu jadi salah satu bajak laut terkuat di masa itu.




One Piece Chapter 1.049 juga menyajikan sedikit flashback dari seorang Kaido. (dok. Toei Animation via Imdb)

Namun peristiwa God Valley berimbas pada hancurnya bajak laut Rocks dan Kaido akhirnya pergi untuk membentuk Beast Pirates.

Di salah satu panel terlihat Kaido yang sedang berbincang dengan Kurozumi Higurashi dan membicarakan tentang kekuatan yang ada di dunia One Piece.

Kilasan soal Kaido pun ditutup dengan diskusi dirinya dengan King soal membahas kemunculan Joy Boy dan alasan kenapa Oden ingin membuka Wano Kuni ke seluruh dunia.

Pertarungan Luffy vs Kaido pun berlanjut. Kepalan Luffy masih adu kuat dengan api yang menyelimuti tubuh Kaido.

Pada momen ini, Momo masih yakin Luffy bisa mengalahkan Kaido. Sementara Yamato terus mendorong agar Momo bisa memunculkan Homuragumo.

Sementara itu situasi di dalam kastil Onigashima semakin kacau saat gelombang air yang dikeluarkan Raizo dan dikendalikan Jinbei mulai menyapu seluruh bagian kastil.

Air pun akhirnya mencapai bagian luar Onigashima hingga menyebabkan homuragumo buatan Kaido lenyap. Onigashima pun mulai terjun bebas ke daratan, sementara Luffy-Kaido masih beradu kekuatan.

Kaido lantas bertanya soal dunia seperti apa yang diimpikan Luffy.

Luffy pun mengerahkan tenaga terakhirnya untuk terus mendorong Kaido, sambil mengatakan bahwa dia bermimpi bisa menciptakan dunia di mana teman-temannya bisa makan hingga mereka kenyang.

Di akhir penyataan itu, tinju Luffy sukses menghantam Kaido dan tubuh sang Naga pun terhempas hingga menembus daratan Wano Kuni.




One PieceKepalan Luffy masih adu kuat dengan api yang menyelimuti tubuh Kaido. (dok. IMDB)

Sementara itu, Momo pun akhirnya berhasil menciptakan Homuragumo dan menghentikan terjun bebas dari Onigashima. Pada saat itu, Kaido pun teringat pada percakapan yang dulu pernah dia bicarakan dengan King.

Menurut Kaido, identitas Joy Boy adalah orang yang di masa yang akan datang bisa mengalahkan dirinya. Kata-kata itu sempat diremehkan King yang menganggap Kaido tak bisa dikalahkan dan itu artinya Joy Boy tak akan kembali.

Namun pemikiran King itu tampaknya terbantahkan dengan apa yang terlihat di akhir Chapter 1.049.

Tubuh Kaido menembus tanah akibat serangan Luffy dan tampaknya ini adalah akhir dari rangkaian pertarungan di Onigashima.

Chapter 1049 pun ditutup dengan penampakan Onigashima yang mendarat dengan sukses di daratan Wano, sementara Luffy tampak sudah tak memiliki tenaga yang tersisa.

Di panel akhir, terdapat tulisan yang mengatakan “peperangan yang dimulai sejak 20 tahun lalu pun berakhir”.

Apakah ini artinya perang di Onigashima sudah resmi berakhir?

(end)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Cetak Sejarah, NIKI Bawakan 'Sempurna' di Panggung Coachella 2022