Review Drama: Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu

Jakarta, options-direct.co.uk

Akhir Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu mungkin tidak memuaskan hati banyak penonton, namun tidak berlebihan jika Twenty Five Twenty One dianggap sebagai salah satu drama Korea terindah dan realistis.

Kisah Twenty Five Twenty One tidak hanya berkisar pada kehidupan remaja yang penuh dengan kesenangan dan kebebasan, atau hanya cinta monyet yang kebanyakan disajikan oleh drama atau film remaja lainnya. Drama ini menunjukkan pergulatan batin para remaja tentang pilihan-pilihan dalam hidup mereka.

Baek Yi-jin, Na Hee-do, Ko Yu-rim, Moon Ji-woong, dan Ji Seung-wan membuat penonton larut dalam manisnya pahit hidup mereka. Secara garis besar, ‘Taeyang Squad’ mengajarkan bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing dalam memperjuangkan mimpinya.

Sebut saja Baek Yi-jin yang awalnya hidup nyaman di keluarga kaya raya, tiba-tiba harus berjuang dari nol. Kondisinya sebagai anak pertama membuatnya tidak hanya memperjuangkan mimpinya, tetapi juga untuk keluarganya.

Berawal dari berjualan koran, siapa sangka Baek Yi-jin mampu menjadi pembawa berita yang ditonton jutaan pemirsa televisi Korea. Kondisi psikologis Baek Yi-jin selama berprofesi sebagai jurnalis digambarkan dengan baik oleh Nam Joo-hyuk.

Hak istimewa Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu juga terletak pada karakter Na Hee-do, seorang pemain anggar yang tidak mau berhenti mengejar mimpinya meski dunia seakan tidak mendukungnya. Kegembiraan dan semangatnya membuat penonton jatuh cinta setiap melihat aksinya.




Twenty Five Review Twenty One: Drama Korea ini telah menyelesaikan serinya dan dianggap sebagai salah satu drama Korea yang paling indah dan realistis.: (tvN via Hancinema)

Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu bukan hanya tentang mengejar mimpi. Drama ini juga mengajarkan arti keluarga. Setidaknya itu tergambar pada sosok Ko Yu-rim yang rela ‘berkorban’ demi kebaikan keluarganya.

Di sisi lain, karakter Ji Seung-wan juga menjadi daya tarik Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu. Dengan kecerdasannya, ia tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri tetapi juga terhadap lingkungannya. Dia berani menentang sistem yang salah, meskipun dia harus menanggung konsekuensi atas tindakannya.

Lanjut ke selanjutnya…


Review Drama: Dua Puluh Lima Dua Puluh Satu

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Kencan Pete Davidson, Kim Kardashian Merasa Damai