Mengulik Asal-usul dan Nasib Jane Foster Jadi Mighty Thor

Jakarta, options-direct.co.uk

Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunder adalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. Hal ini jadi babak baru dari kisah sang Dewa Petir.

Bagi mereka yang belum terlalu akrab, Jane Foster merupakan perempuan yang ditaksir oleh Thor Odinson saat tiba di Bumi usai dibuang dari Asgard oleh sang ayah, Odin Allfather. Hal tersebut terekam dalam film Thor (2011).

Salah satu adegan ikonis di film itu adalah ketika Jane Foster yang frustrasi mencari fenomena ganjil di langit sebagai jawaban atas penelitiannya bertemu dan menabrak Thor (Chris Hemsworth) selama beberapa kali.

Jane menjadi manusia pertama yang dilihat dan membantu Thor Odinson saat dibuang ke Bumi, serta saat berusaha mengambil alih palu sakti Mjolnir yang disita oleh S.H.I.E.L.D. bersamaan dengan penelitian Jane Foster.

Usai dari sana, Jane Foster menjadi perempuan dan manusia paling penting dalam kehidupan Thor. Kisah itu terekam hingga film kedua sang Dewa Petir, Thor: The Dark World (2013).

Karakter Jane Foster tidak muncul dalam film-film Marvel selanjutnya, selain hanya disebut atau ditampilkan dalam bentuk foto, hingga film keempat Thor, Love and Thunder (2022) mendatang.

Lalu bagaimana ceritanya seorang ilmuwan yang tak memiliki keahlian khusus selain astronomi bisa membawa Mjolnir dan menjadi sosok Mighty Thor? Hal ini tak bisa terlepas dari riwayat kedekatan Jane Foster dengan Thor Odinson.




Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunder adalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. (dok. Marvel Comics)

Karakter Jane Foster muncul pertama kali dalam komik Journey into Mystery #83 pada Agustus 1962. Karakter rekaan Stan Lee, Jack Kirby, dan Joe Sinnott tersebut dikisahkan sebagai perempuan yang pintar.

Dalam film, Thor bahkan pernah mengatakan bahwa Jane Foster adalah manusia terpintar yang pernah ia temui. Atas kepintaran ini pula, Jane Foster direkrut S.H.I.E.L.D. yang membuat dirinya semakin memperdalam soal jagat semesta.

Hal itu pula yang mengantarkan Foster memahami konstelasi Penyatuan Sembilan Dunia hingga menjadi inang dari Aether seperti yang ditampilkan dalam Thor: The Dark World.

Aether adalah entitas purba yang dimanfaatkan oleh Dark Elf untuk kembali membuat semesta berada dalam era Kegelapan. Aether ini pula yang dikenal sebagai bentuk cair dari Reality Stone.

Jane Foster dikisahkan bersama dengan Thor sebagai kekasih hanya sampai momen serangan Ultron dalam Avengers: Age of Ultron (2015). Dalam Thor: Ragnarok (2017), Thor mengaku kepada Loki bahwa ia dan Jane telah berpisah secara baik-baik.

Setelah itu, dalam Avengers: Endgame (2019), Foster diketahui menjadi salah satu orang yang menghilang saat Thanos menjentik jarinya dan separuh populasi semesta lenyap. Foster pun kembali setelah Thanos berhasil dikalahkan.

Pada versi komik, ada sejumlah penyampaian cerita kehidupan Jane Foster yang berbeda dari yang dikenal dalam versi film. Misalnya, Jane Foster semula adalah suster yang bekerja dengan dokter Donald Blake, identitas manusia dari Thor, dan bukan ilmuwan astronomi.

Kemudian Jane dan Donald jatuh cinta, tapi tugas Thor sebagai Dewa Petir membuat hubungan mereka harus berakhir. Jane kemudian ‘move on’ dan menjadi dokter, tapi menderita kanker.

Ketika tengah berjuang melawan kanker, Jane Foster didatangi Nick Fury yang mengatakan bahwa Thor kehilangan kelayakannya untuk memegang Mjolnir.

Lanjut ke sebelah…


Bukan She-Thor

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Kaligrafi Jokowi hingga Rizieq di Jakarta Islamic Center