Mengenal Yu-Gi-Oh!, Manga Populer Karya Kazuki Takahashi

Jakarta, options-direct.co.uk

Salah satu bacaan juga tontonan yang banyak disaksikan anak-anak ’90-an dan awal milenium adalah manga serta anime¬†Yu-Gi-Oh! yang merupakan karya Kazuki Takahashi.

Yu-Gi-Oh! merupakan manga karya Kazuki Takahashi yang pertama kali terbit di Jepang lewat majalah Weekly Shonen Jump pada 1996.

Manga tersebut begitu populer baik di Jepang maupun secara global, hingga waralaba itu diadaptasi ke berbagai platform.

Manga ini mengisahkan Yugi Mutou, laki-laki pemalu yang juga gemar bermain game dan sering menjadi korban perundungan. Suatu hari, ia memecahkan teka-teki kuno bernama Millenium Puzzle yang membuat tubuhnya kerasukan arwah misterius.

Arwah tersebut ternyata bernama Atem, seorang roh Firaun berusia 3.000 tahun yang kehilangan ingatan. Sejak saat itu, arwah tersebut akan merasuki Yugi setiap kali dia atau salah satu temannya dirundung.

Sang arwah akan menantang para perundung ke sebuah permainan bernama Shadow Games. Bagi orang yang kalah dari permainan itu, mereka akan diberi hukuman keji bernama Penalty Game.

Yu-Gi-Oh kemudian diadaptasi menjadi sejumlah anime, salah satu yang paling populer yakni Yu-Gi-Oh! Duel Monsters. Anime tersebut memulai cerita dari manga volume 7, mengisahkan Yugi Mutou yang bertarung dalam permainan kartu Duel Monsters.

Setelah mengalahkan saingannya dalam Duel Monsters, Seto Kaiba, Yugi didekati Maximillion Pegasus yang merupakan pencipta permainan tersebut. Maximillion Pegasus ternyata menggunakan kekuatan bernama Millenium Eye untuk menculik jiwa kakek Yugi.

Ia pun akhirnya bergabung dengan Joey Wheeler, Tristan Taylor, dan Tea Gardner untuk ikut turnamen Duelist Kingdom demi mengalahkan Pegasus dan membebaskan jiwa kakeknya.

Lanjut ke sebelah…