Lumuri Lukisan Mona Lisa dengan Krim, Seorang Nenek Palsu Ditangkap

Jakarta, options-direct.co.uk

Seorang pengunjung mengolesi lukisan Mona Lisa dengan krim kue. Krim kue itu hanya mengenai kaca yang melindungi karya Leonardo da Vinci yang dipajang di Museum Louvre, Paris, Prancis itu.

Seperti dilansir The Guardian pada Senin (30/5), hal itu terjadi pada Minggu (29/5) waktu setempat. Pelakunya adalah seorang pria yang menyamar sebagai nenek-nenek dan duduk di kursi roda. Ia kemudian melompat dari kursi roda dan menyerang kaca lukisan Mona Lisa.

Petugas keamanan museum bergegas mengeluarkan pria itu dari ruangan, sementara pengunjung lain yang hadir mengabadikan momen langka itu.

Alhasil, kejadian itu langsung viral di media sosial. Para netizen mengungkapkan si pelaku bahkan sempat menebar bunga mawar sebelum dibawa keluar oleh petugas keamanan.

Mungkin ini adalah hal gila bagi saya, tetapi seorang pria berpakaian seperti seorang wanita tua melompat dari kursi roda dan berusaha untuk menghancurkan kaca anti peluru pada lukisan Mona Lisa,” tulis netizen.

“Ia kemudian mengoleskan kue di kacanya, dan melempar mawar ke mana-mana sebelum ditangani oleh tim keamanan,” tulis akun tersebut.

Dalam video lain yang diunggah di media sosial, petugas Museum Louvre juga terlihat sedang membersihkan krim kue di kaca lukisan Mona Lisa.

Sementara itu, netizen lain berhasil mengabdikan momen saat pria tersebut diamankan oleh petugas keamanan.

Ini momen ketika mereka membawa pergi orang yang melemparkan kue ke Mona Lisa,” tulis netizen yang lain.

Dari video tersebut, muncul dugaan aksi pria itu berkaitan dengan iklim.

“Pikirkan Bumi, orang-orang yang menghancurkan Bumi,” kata pria yang mengenakan wig itu dalam bahasa Prancis ketika hendak dibawa keluar oleh petugas.

Baca Juga :  Cerita Dua Cosplayer dari Balik Kostum Karakter

Peristiwa pada Minggu (29/5) tersebut bukan pertama kali terjadi pada lukisan Mona Lisa. Beberapa kasus, mulai dari upaya perusakan, pencurian, hingga penggunaan menimpa lukisan karya Leonardo da Vinci itu.

Pada 1950-an, seorang pria melempar asam sulfat ke lukisan Mona Lisa hingga meninggalkan bekas pada lukisan itu. Kemudian, seorang siswa dari Bolivia memukulnya dengan batu. Serta, seorang turis Rusia melemparkan secangkir teh ke arah lukisan Mona Lisa pada musim panas 2009.

Sehingga, tim keamanan Museum Louvre meningkatkan keamanan untuk mencegah berbagai aksi serupa.

(nly/chri)

[Gambas:Video CNN]