Love Ft. Marriage and Divorce Akhiri Season 3 dengan Rating Tertinggi

Jakarta, options-direct.co.uk

Drama Korea Love Ft. Marriage and Divorce mengakhiri musim ketiga pada Sabtu (30/4), dengan meraih rating tertinggi dalam slot waktu tayangnya di semua saluran televisi kabel.

Sebagaimana dilansir Soompi, Nielsen Korea mencatat Love Ft. Marriage and Divorce episode terakhir mencetak rating nasional sebesar 8,9 persen.

Drama ini berhasil unggul di tengah persaingan dengan drama-drama populer lain di slot waktu yang sama termasuk Our Blues.

Sementara drama Korea Our Blues yang bertabur bintang harus puas dengan rating nasional sebesar 7,9 persen.

Love Ft. Marriage and Divorce menceritakan dinamika kehidupan rumah tangga dari berbagai usia.

Drama berpusat pada kisah sejumlah pasangan antara lain, Pan Se-hyeon (Sung Hoon) dan Boo Hye-ryung (Lee Ga-ryeong) yang berusia 30-an tahun, Sa pi-young (Park Joo-mi) dan Shin Yoo-shin (Lee tae-kon) yang berusia 40-an tahun, Lee Si-eun (Jeon Soo-kyeong) dan Park Hae-ryun (Jeon No-min) yang berusia 50-an tahun.

Se-hyeon yang berprofesi sebagai hakim menikahi Hye-ryung yang bekerja sebagai penyiar radio. Sebelum menikah, mereka sepakat untuk tidak memiliki anak. Hye-ryung sendiri ingin menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya.

Pengantin baru ini masih menikmati masa bulan madu, tetapi sepertinya harus segera berakhir karena Sa-hyeon susah tidur dan bicara soal mimpi kelahiran anak.

Tantangan tak hanya sampai di situ. Ada insiden di radio sebab salah satu staf dituduh sebagai perusak rumah tangga. ‘Kejutan’ lain pun datang dengan kehadiran seorang perempuan yang memberi kabar kehamilan.

Sementara itu, Pi-young dikenal sebagai produser program radio, ibu dan istri dari Yoo-shin, dokter neuropsikiatri di klinik milik sendiri. Kehidupan rumah tangga mereka terlihat baik-baik saja apalagi Yoo-shin adalah sosok yang romantis.

Baca Juga :  Kim Jung-hyun Diincar Bintangi Drama Fantasi Season of Kkok Du

Akan tetapi, Pi-young tidak berhubungan dengan baik dengan sang ibu dan tidak ingin anak-anaknya bertemu nenek mereka.

Kemudian pasangan kedua, Si-eun dan Hae-ryun juga pasangan beda profesi. Si-eun adalah penulis utama dalam program radio, sedangkan hae-ryun merupakan profesor yang berhasil berkat dukungan sang istri.

Keduanya bertemu saat SMA dan jadi cinta pertama satu sama lain. Si-eun memprioritaskan suami dan anak-anaknya sehingga lebih banyak waktu tercurah buat mereka dibanding dirinya sendiri.

Namun mereka mulai membahas soal perpisahan akibat kehadiran orang ketiga.

(els/agn)

[Gambas:Video CNN]