Jual Kilang Wine, Brad Pitt Sebut Angelina Jolie Rusak Reputasi Bisnis

Jakarta, options-direct.co.uk

Brad Pitt melanjutkan gugatan terhadap mantan istrinya, Angelina Jolie, atas tuduhan merusak reputasi kilang wine Château Miraval yang mereka miliki bersama sebelumnya. Jolie diduga menjual sebagian sahamnya kepada pesaing.

Dalam dokumen gugatannya, tim kuasa hukum Pitt mengatakan bahwa Château Miraval merupakan proyek ambisiusnya. Bisnis itu disebut “menjadi bisnis global jutaan dolar dan menjadi salah satu produsen anggur rosé yang paling dihormati di dunia”.

Pihak Pitt mengatakan Jolie berniat menjual bagiannya kepada Tenute del Mondo yang disebut Pitt berniat mengambil alih Miraval. Penjualan bagian Jolie kepada del Mondo diduga direncanakan pada Oktober lalu.

Selain itu, pihak Pitt juga menjelaskan bahwa del Mondo secara tidak langsung dimiliki dan dikendalikan oleh Yuri Shelfer. Ia merupakan milarder Rusia pemilik perusahaan alkohol Stoli Group.

“Jolie mengejar dan melakukan penjualan diam-diam, dengan sengaja menyembunyikannya dari Pitt, dan dengan sengaja melanggar hak kontraktual Pitt,” tulis tim kuasa hukum Pitt dalam dokumen gugatan, dilansir dari People baru-baru ini.

Kemudian, pihak Pitt berujar Shelfer ingin mengambil alih Miraval agar mendapatkan informasi rahasia dan hak milik bisnis anggur itu.

“Ini membahayakan reputasi merek yang dibangun Pitt dengan sangat hati-hati,” ujar tim kuasa hukum Pitt.

“Jolie telah berusaha memaksa Pitt untuk bermitra dengan orang asing, dan parahnya, dengan orang asing yang memiliki asosiasi dan niat buruk,” sambung mereka dalam dokumen itu.

Pitt dan Jolie membeli sebuah kebun anggur dan rumah Château Miraval di Prancis selatan pada 2008 lalu. Tempat tersebut menjadi lokasi pernikahan mereka pada 2014 dan tempat berlibur keluarganya.

Sang aktor pun menyebut telah banyak menginvestasikan uang dan waktu selama bertahun-tahun untuk mengurus kilang tersebut.

Baca Juga :  Marshanda Dikabarkan Hilang di Los Angeles

Pitt juga menyebut dirinyalah yang berperan dalam kesuksesan pabrik pembuatan wine itu, meski Angelina Jolie disebut memiliki peran 40 persen dari pembelian kilang seharga US$28.4 juta.

Aktor 58 tahun itu mengklaim bahwa berdasarkan kesepakatan perceraian mereka yang final pada 2019, pasangan itu memiliki “pemahaman bersama” bahwa tak ada satu pun dari mereka bisa menjual kilang itu tanpa persetujuan yang lain.

Dalam gugatan terpisah yang diajukan Jolie pada Juli lalu, aktris itu mengatakan kepada hakim bahwa dirinya telah mencapai kesepakatan untuk menjual sahamnya ke pihak anonim. Jolie menyebut kala itu, Brad Pitt telah setuju pada September sebelumnya.

Namun, Pitt mengklaim berdasarkan “pemahaman bersama”, bahwa dia akan punya hak pertama untuk menolak, yang disebutnya tak diberikan oleh Jolie.

(pra)

[Gambas:Video CNN]