Dari ‘The Rum Diary’ hingga Meja Persidangan

Jakarta, options-direct.co.uk

Perseteruan antara Johnny Depp dan Amber Heard semakin memanas dalam persidangan dengan tudingan pencemaran nama baik.

Hal ini berawal dari Amber Heard yang menuliskan sebuah opini berjudul “I spoke up against sexual violence – and faced our culture’s wrath. That has to change” di Washington Post pada 2018.

Pada Maret 2019, Depp menggugat Heard atas kasus pencemaran nama baik terkait tulisan tersebut dan menuntut US$50 juta. Meskipun tidak ada namanya dalam artikel tersebut, Heard dinilai telah merusak karier film dan reputasi Depp sebagai seorang figur publik.

Hubungan Johnny Depp dan Amber Heard bermula saat keduanya bertemu dalam film The Rum Diary pada 2009. Film ini diangkat dari buku bertajuk serupa karya Hunter S. Thompson.

Johnny Depp berperan sebagai jurnalis bernama Paul Kemp yang bekerja di Puerto Rico. Sementara itu, Heard berperan sebagai Chenault yang membuat Kemp jatuh cinta pada pandangan pertama.

Depp menceritakan perasaannya dengan Heard saat melakukan adegan berciuman di kamar mandi dalam film itu.

“Saat itu, rasanya seperti sesuatu, rasanya seperti sesuatu yang seharusnya tidak saya rasakan,” ujar Depp dalam persidangan beberapa waktu lalu seperti dikutip CNN.

“Saya pikir ada sesuatu yang nyata dalam ciuman di kamar mandi,” lanjutnya.

Namun, Depp kemudian menjelaskan bahwa mereka hidup masing-masing setelahnya. Keduanya lalu bertemu dua tahun kemudian dalam tur promosi film The Rum Diary.

Depp kemudian bercerai dari aktris dan penyanyi Prancis, Vanessa Paradis pada 2012. Keduanya bertemu sejak 1998 dan telah dikaruniai dua anak.

Perseteruan antara Johnny Depp dan mantan istrinya Amber Heard terus memanas. (AFP/EVELYN HOCKSTEIN)

Setelah hubungannya dengan Vanessa Paradis berakhir, Depp mulai berkencan dengan Amber Heard. Keduanya bertunangan pada 2014 dan menikah pada 2015 di Los Angeles.

Baca Juga :  Review Manga: One Piece Chapter 1.048

Pada Mei 2016, Heard menggugat cerai Depp. Dalam pernyataan pengadilannya, Heard menuding Depp telah melakukan kekerasan verbal dan fisik. Kekerasan disebut terjadi saat Depp berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol.

Depp membantah klaim tersebut dan menuduh bahwa Heard ‘berusaha untuk mendapatkan resolusi keuangan prematur’.

Konflik itu kemudian selesai pada Agustus 2016 dengan uang sebesar US$7 juta. Heard kemudian menyumbangkan uang itu untuk amal.

Saat itu, Depp dan Heard merilis pernyataan yang berisikan, “Hubungan kami sangat bergairah dan kadang-kadang tidak stabil, tetapi selalu terikat oleh cinta. Tidak ada pihak yang membuat tuduhan palsu untuk keuntungan finansial. Tidak pernah ada niat menyakiti fisik atau emosional.”

Pada 2018, Heard menulis opini untuk The Washington Post dengan judul “I spoke up against sexual violence – and faced our culture’s wrath. That has to change”. Tulisan itu berisi tentang perlakuan terhadap perempuan dalam kasus kekerasan rumah tangga.

Depp kemudian menggugat Heard sebesar US$50 juta untuk dugaan pencemaran nama baik atas tulisan tersebut.

Meskipun nama Depp tidak tercantum dalam tulisan tersebut, sang aktor merasa dirugikan. Ia menilai Heard telah merusak karier film dan reputasinya sebagai seorang figur publik.

Sidang kasus pencemaran nama baik Depp terhadap Heard dimulai di Virginia pada 12 April 2022 dan berlangsung semakin memanas hingga saat ini.

(fby/asr)

[Gambas:Video CNN]