Jalan Terjal Berliku dan Karpet Merah Konser di Indonesia

Jakarta, options-direct.co.uk

Penantian panjang untuk bisa menikmati konser, terlebih lagi artis internasional, di Indonesia sudah terlihat di depan mata. Banyak konser dan festival musik siap digelar kembali pada paruh kedua 2022.

Setidaknya satu jadwal konser atau festival musik baru selalu diumumkan hampir setiap pekan. Tak tanggung-tanggung, dua festival musik, yakni We The Fest dan PESTAPORA, bahkan digelar di tiga hari yang bersamaan pada September 2022.

Beberapa konser yang diramaikan musisi-musisi lokal pun sudah diselenggarakan dan dipadati masyarakat, salah satunya adalah Now Playing Fest di Cimahi.

Selain itu, ribuan K-popers pun sudah menyerbu Istora Senayan pada Mei lalu untuk menyaksikan NCT Dream dan Red Velvet dalam Allo Bank Festival 2022.

Itu semua seperti pembalasan dari hasrat yang terpendam sekitar 2,5 tahun akibat pandemi Covid-19. 




NCTzen Indonesia ketika menyaksikan penampilan NCT Dream di Allo Bank Festival 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (20/5). Foto: options-direct.co.uk/Adi Maulana Ibrahim.

Sebelumnya banyak upaya dilakukan untuk membuat industri konser tetap hidup dan bisa memenuhi keinginan penggemar.

Salah satu yang dicoba adalah konser online ketika kasus harian Covid-19 masih sangat tinggi, hingga drive-in setelah pemerintah mulai mengizinkan penyelenggaraan konser pada September 2021.

Kondisi pun berubah tahun ini ketika pemerintah pusat melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga Presiden Jokowi yang mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka.

Para pelaku industri menyambut baik hal tersebut. Festival-festival musik yang lebih sering berada di tempat terbuka pun bangkit kembali pada paruh kedua 2022, begitu pula dengan konser.

Penikmat konser dan festival pun tak ragu untuk langsung menyerbu penjualan tiket hingga habis terjual dalam waktu singkat.

Demand sangat besar karena 2,5 tahun itu waktu yang sangat lama untuk seluruh aktivitas berhubungan dengan konser berhenti total akibat tidak boleh ada kerumunan,” kata pengamat musik Wendi Putranto kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

“Itu menandakan situasi bergerak normal, jadi memang semua jor-joran,” katanya. “Kalau demand-nya tidak ada, para promotor dan event organizer enggak akan mau membuat festival seperti ini.”

Artis pun menyambut musim konser ini dengan amat baik, salah satunya adalah .Feast. Band rock tersebut meramaikan Allo Bank Festival 2022 pada Mei lalu dan dijadwalkan tampil dalam sejumlah festival lainnya, seperti The Other Festival.

“Kami sudah dua tahun enggak ketemu sama penonton, enggak ketemu sama teman-teman, akhirnya bisa ketemu lagi. Senang juga, kan berarti kalau konsernya jalan artinya pandeminya sudah membaik,” kata Awan .Feast kepada CNNIndonesia.com.

Namun, ia menegaskan mereka tetap menerapkan protokol kesehatan dan selalu mengingatkan penonton melakukan serupa demi mencegah peningkatan kasus Covid-19. .Feast juga disebut terus memantau perkembangan terkait hal itu sebelum menentukan jadwal.

“Kami sebenarnya masih menunggu dulu kota mana aja yang sudah ada acara karena kami enggak tahu di luar Jakarta keadaannya seperti apa,” kata Awan.

“Jadi kami lihat dulu, ‘oh di sana sudah mulai event dan panggil acara.’ Jadi, kota itu akan kami masukkan kalau next bikin tur kota.”

Suka duka penantian panjang serta perjuangan ekstra dari para pelaku industri dan penikmat konser akan dibahas dalam Fokus edisi Juni 2022, Musim Konser di Indonesia.

Banyak perbedaan yang dirasakan promotor, artis, hingga penonton konser di tengah upaya Indonesia memasuki endemi. Semoga kisah serta saran dari para pelaku industri bisa membuat konser terus berbuah di masa mendatang dengan aman.

(Tim/chri)

[Gambas:Video CNN]





Baca Juga :  Jung Ho-yeon dan The Weeknd Fun Karaokean di Out of Time