Jalan Panjang ‘Maverick’ untuk Muncul Jadi Sekuel Top Gun

Jakarta, options-direct.co.uk

Perjalanan sekuel Top Gun untuk bisa diwujudkan menjadi film yang kini bertajuk Maverick bukan hanya berjarak puluhan tahun dari seri pertama, bahkan butuh sedekade untuk mewujudkan gagasan ini.

Ide awal untuk membuat sekuel Top Gun (1986) adalah pada 2010 saat Paramount Pictures mengumumkan akan membuat sekuel film yang dibintangi Tom Cruise tersebut.

Pada saat itu, Cruise dan Val Kilmer akan kembali memerankan peran ikonis mereka. Sementara produser Jerry Bruckheimer dan sutradara Tony Scott akan kembali memerankan posisi mereka pula.

“Ketika kami pertama kali memulai bekerja untuk ini [sekuel], saya mengatakan ke Tony, ‘kita harus menonton Top Gun. Kau, saya, dan Jerry akan menyaksikan film pertama,” kata Tom Cruise dalam catatan produksi yang diterima CNNIndonesia.com.

“Kita semua mengira kita tahu apa itu Top Gun. Mari menyaksikannya bersama. Kita harus kembali mundur dan melihatnya. Merasakannya,” lanjut Cruise.

Mereka pun menyaksikan kembali film Top Gun pada 2010. Selepas menonton, Tom Cruise merasa bahwa Top Gun bukan hanya sekadar film fantasi atau hiburan seperti yang dilihat banyak orang.

Bagi Cruise, Top Gun mengisahkan seorang pria dengan nasib yang begitu malang.




‘Top Gun’ (1986). Bagi Cruise, Top Gun mengisahkan seorang pria dengan nasib yang begitu malang.
(Dok. Paramount Pictures via imdb.com)

Maverick, karakter yang Tom Cruise mainkan, kehilangan ayahnya, dikhianati dan diasingkan, gagal masuk Akademi Angkatan Laut, teman-temannya meninggal, agresif, dan amat berjuang keras masuk Top Gun.

“Ada drama serius di balik film ini. Dia di sana untuk mengalahkan Iceman dan semuanya. Dia di sana untuk mengalahkan AL,” kata Cruise.

Naskah sekuel Top Gun pun digarap hingga menghasilkan draft pertama oleh Peter Craig dan Justin Marks. Namun pada 2012, sutradara Tony Scott meninggal akibat bunuh diri. Sejak saat itu, ide sekuel Top Gun pun terkubur.

“Ini lucu, selama bertahun-tahun, orang akan datang dan mulai menggagas [ide sekuel] dan saya bilang: itu bukan Top Gun,” kata Cruise.

Hingga pada 2018, sutradara Joseph Kosinski berusaha mewujudkan impian masa kecilnya, yaitu menghidupkan kembali Maverick.

Bagi Kosinski, Top Gun bukan hanya sekadar film bertema militer. Ia yang pertama kali menyaksikan film itu pada usia 12 tahun, menilai Top Gun sebagai inspirasi besarnya.

Bahkan, gara-gara Top Gun, Kosinski belajar soal kedirgantaraan dan teknik mesin di Stanford University sebelum akhirnya pindah gigi dan banting setir ke dunia film.

“Top Gun, dalam sejumlah aspek, adalah fantasi,” kata Kosinski dalam catatan produksi yang diterima CNNIndonesia.com.

Ia menyebut banyak hal yang amat ia cintai dari film pertama Top Gun, mulai dari pencahayaan matahari, bermain voli di pantai, hingga kotak jukebox.

Lanjut ke sebelah…


Dua Syarat Luluhkan Tom Cruise

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Nikita Mirzani soal Polisi Gagal Jemput Paksa: Mungkin Dia Lelah