Indra BIP Tutup Kolom Komentar di Foto Bareng Mas Bechi

Jakarta, options-direct.co.uk

Musisi Indra Qadarsih atau Indra BIP menutup kolom komentar unggahan fotonya di Instagram yang duduk bersama Mas Bechi, tersangka dugaan pencabulan santriwati di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Jawa Timur.

Dalam foto tersebut, Indra BIP terlihat duduk bersebelahan dengan Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau Mas Bechi di lantai. Keyboard dan laptop berada di depan mereka.

Sugeng 42 mas @andeweazallosplos Sehat Tentrem saklawase,” keterangan foto yang diunggah pada 20 Juni itu.

CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Indra BIP untuk mengutip unggahan tersebut. 

Berdasarkan pantauan pada Jumat (8/7) pagi, kolom komentar juga sudah ditutup untuk unggahan-unggahan terakhir. Sedangkan, kolom komentar pada unggahan-unggahan yang lama masih terbuka.

Penutupan kolom komentar di Instagram diduga terjadi setelah netizen menggeruduk sang musisi karena duduk bareng putra Kiai Muchtar Mu’thi, pengasuh Pondok Pesantren Shiddqiyyah, Ploso, Jombang.

Seperti diberitakan detikcom sebelumnya, banyak netizen yang mempertanyakan kebenaran Mas Bechi menjadi tersangka dugaan pencabulan santriwati.

Mas Bechi atau MSAT merupakan tersangka kasus dugaan pelecehan seksual sejak 2019. Ia kembali menjadi sorotan karena sang ayah, Kiai Muchtar Mu’thi, menghalangi upaya penangkapan.

[Gambas:Instagram]

Polisi melakukan upaya jemput paksa terhadap Bechi yang menjadi tersangka kasus pelecehan seksual dan masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak Kamis (7/7) pagi. Upaya itu dilakukan setelah polisi cukup lama menangani kasus ini.

Hingga pada Jumat (8/7) dini hari, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengonfirmasi MSAT telah ditahan polisi dan langsung dijebloskan ke Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Sebelum dibawa ke Medaeng, MSAT alias Bechi ini juga menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan pengecekan identitas di Polda Jatim.

Baca Juga :  Riwayat Cinta Nathalie Holscher dan Sule Sebelum Gugatan Cerai

Dirmanto menyebut MSAT akan dibawa ke Polda Jatim untuk dirilis di depan publik sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Sementara itu, Kasipenkum Kejati Jatim Fathur Rohman mengatakan pihaknya siap menerima penyerahan MSAT karena hal itu sudah sesuai teknis atau alur pelimpahan tersangka. ia juga menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan seluruh jajaran Polda Jatim soal kasus tersebut.




(Tim)

[Gambas:Video CNN]