Iko Uwais Mengaku Dipukul Duluan: Sebenarnya Saya adalah Korban

Jakarta, options-direct.co.uk

Aktor laga Iko Uwais mengaku pemukulan terhadap seorang desainer interior bernama Rudi dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri.

Iko mengaku ia adalah korban dari tindakan Rudi dan istrinya yang tidak menyenangkan.

“Sesungguhnya saya adalah korban dari tindakan yang tidak benar yang dilakukan oleh saudara Rudi,” kata Iko melalui pernyataan yang dirilis kuasa hukumnya pada Selasa (14/6).

Iko sebelumnya dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota terkait dugaan penganiayaan terhadap Rudi.

Laporan bermula ketika Iko menggunakan jasa desain interior Rudi yang merupakan pelapor untuk membangun rumahnya.

Melalui pernyataan kuasa hukumnya, Iko mengaku bekerja sama dengan Rudi dan telah membayar jasanya sesuai termin. Namun, di tengah proyek, ia menuturkan respons Rudi kurang menyenangkan ketika ditagih soal progres pekerjaannya sesuai perjanjian.

Iko juga mengatakan dia sudah mengajak bertemu beberapa kali untuk membicarakan kelangsungan kerja sama mereka namun Rudi diklaimnya selalu berusaha menghindar.

“Ketika kita bisa bertemu, respons kurang baik ditunjukkan oleh saudara Rudi yang kemudian memicu sedikit ketegangan, berlanjut dengan penyerangan secara fisik kepada saya,” ucap Iko.

“Ketika dilihat semakin memanas, kakak saya muncul ingin melerai namun justru disambut dengan tindak kekerasan fisik oleh saudara Rudi kepada kakak saya juga. Nah, disitulah saya terpaksa melakukan sikap membela diri terutama untuk melindungi kakak saya,” jelas Iko menambahkan.

Iko Uwais menegaskan dirinya merasa difitnah dengan pelaporan ini.

“Karena secara fakta, mereka lah yang diserang secara fisik oleh saudara Rudi. Dirinya adalah korban kekerasan fisik namun malah dilaporkan oleh saudara Rudi dengan memutar balikkan fakta yang terjadi,” ucap kuasa hukum Iko, Leonardus Sagala dan Rahim Key, dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Instagram Vanessa Angel Hilang, Dewi Zuhriati Curhat Gala Sky Rewel

Kuasa hukum Iko bahkan mengatakan sang aktor telah beritikad baik dengan membuka diri kepada Rudi untuk menempuh jalan damai sejak malam kejadian.

Kuasa hukum bahkan mengaku setelah kasus Iko mencuat, beberapa korban klien Rudi mengaku diperlakukan sama seperti kliennya.

Iko sendiri mangkir dari panggilan pemeriksaan pertama yang dilayangkan oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Sedianya pemeriksaan itu dilakukan oleh penyidik kepolisian pada pukul 09.00 WIB. Namun Iko mengirimkan kuasa hukumnya untuk memberikan surat permohonan penundaan pemeriksaan kepada polisi.

“Yang bersangkutan belum bisa hadir karena ada kegiatan dan akan di-schedule kembali,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki kepada wartawan, Selasa (14/6).

(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]