Harvey Weinstein Akan Hadapi Dakwaan di Inggris

Jakarta, options-direct.co.uk

Harvey Weinstein akan didakwa di Crown Prosecution Inggris (CPS) Inggris. Mantan produser film Hollywood itu meghadapi dua tuduhan serangan tidak senonoh di Inggris pada 1996.

“CPS mengizinkan Polisi Metropolitan untuk mendakwa Harvey Weinstein dengan dua tuduhan serangan tidak senonoh terhadap seorang perempuan pada Agustus 1996,” kata Ketua Divisi Kejahatan Khusus CPS Rosemary Ainslie dalam sebuah pernyataan, dilansir dari CNN, Rabu (8/6).

Pihak kepolisian menduga ada dua pelanggaran yang dilakukan oleh Weinstein, yaitu pada 31 Juli dan 31 Agustus 1996. Sedangkan, terduga korban merupakan perempuan yang kini berusia 50-an tahun.

Ainslie mengatakan bahwa CPS memberikan izin untuk mendakwa Weinstein karena, “telah meninjau barang bukti yang dikumpulkan oleh Polisi Metropolitan dalam penyelidikannya.”

Sebelumnya, juru bicara Weinstein akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi New York setelah pengadilan meyakini sang produser melakukan pemerkosaan dan penyerangan seksual.

Selain itu, Weinstein juga akan menjalani sidang di Los Angeles atas 11 gugatan kejahatan seksual oleh lima perempuan selama periode 2004-2013. Sidang ini dijadwalkan untuk digelar pada September mendatang.

Harvey Weinstein saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan LA. Ia pun divonis 23 tahun penjara oleh Pengadilan New York setelah dinyatakan bersalah atas tindakan seksual kriminal pada tingkat pertama dan pemerkosaan tingkat ketiga.

Pengadilan menjatuhkan vonis pada 24 Februari 2020.

Kasus kekerasan seksual ini bermula ketika seorang korban menceritakan pengalamannya pada The New York Times dan The New Yorker pada Oktober 2017. Setelah itu, lebih dari 90 wanita – tak sedikit dari mereka yang adalah aktris populer – mengaku pernah diperlakukan tak senonoh oleh Harvey Weinstein.

Baca Juga :  Love and Thunder Tayang di Bioskop Indonesia 6 Juli

(pra)

[Gambas:Video CNN]