Gejala Covid Masih Ada, Stephen Colbert Tunda Syuting

Jakarta, options-direct.co.uk

Episode baru The Late Show With Stephen Colbert ditunda setelah gejala Covid-19 yang dialami sang pembawa acara masih berlanjut.

“Stephen mengalami gejala yang konsisten dengan kambuhnya Covid-19,” cuit akun resmi acara itu melalui Twitter pada Senin (9/5).

“Karena sangat berhati-hati untuk staf, tamu, dan penontonnya, dia akan isolasi diri selama beberapa hari lagi,” lanjutnya. “The Late Show tidak akan merekam episode baru sampai pemberitahuan lebih lanjut”

Colbert, melalui akun pribadinya, menanggapi pengumuman tersebut dengan berkelakar. Ia mencuit, “SEKUEL. TERBURUK. SELAMANYA”.

The Late Show With Stephen Colbert pekan ini rencananya bakal menghadirkan sejumlah bintang tamu ternama. Mulai dari Sarah Silverman dan Shaquille O’Neal, Mark Esper, Tracy Letts, Jean Smart, Hugh Dancy, Jake Tapper, dan Ken Jeong.

Selain itu, beberapa penampil juga sejatinya bakal mengisi program talkshow tersebut, seperti Sharon Van Etten, Beach House, dan Regina Spektor.

Stephen Colbert pertama kali mengumumkan positif Covid-19 pada bulan lalu hingga harus membatalkan episode pada 21 April. Kala itu, Jason Bateman dan Laura Linney dari serial Ozark dan Matt Walsh dijadwalkan muncul sebagai bintang tamu.

“Ya! Saya dinyatakan positif Covid-19, tetapi pada dasarnya saya merasa baik-baik saja– bersyukur sudah diberi vaksin dan booster,” tulis Colbert kala itu.

“Terima kasih atas doa-doa baiknya. Ini hanya membuktikan bahwa saya akan melakukan apa saja untuk menghindari wawancara dengan Jason Bateman,” kelakar Colbert.

Stephen Colbert merupakan salah satu pembawa acara Late Night terakhir yang terjangkit Covid-19. Jimmy Kimmel mengumumkan dia terkena virus itu pada akhir tahun, sementara James Corden, Jimmy Fallon, dan Seth Meyers positif Covid-19 pada Januari.

Baca Juga :  Netflix Tunda 'Cepat dan Longgar' Will Smith, Buntut Tapar Chris Rock

(frl/end)

[Gambas:Video CNN]