Depp Diakui Gagal Raup Rp324 M dari Pirates 6 usai Tulisan Amber Heard

Jakarta, options-direct.co.uk

Aktor Johnny Depp batal mendapat bayaran US$22,5 juta atau setara Rp324 miliar (kurs Rp14.400) untuk film keenam Pirates of the Caribbean. Pasalnya, Disney membatalkan proyek setelah mantan istrinya, Amber Heard, menuduh Depp melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

Hal tersebut diungkap oleh Jack Whigham, saksi pihak Depp di pengadilan pencemaran nama baik pasangan selebriti di Virginia, Senin (2/5) waktu setempat.

Menurut dia, tulisan opini Heard berjudul “I spoke up against sexual violence – and faced our culture’s wrath. That has to change” di Washington Post pada 2018 menjadi ‘bencana’ untuk karir Hollywood Depp.

“Setelah op-ed (opini), mustahil untuk memberinya film studio,” kata Whigham kepada juri yang terdiri dari tujuh orang yang mendengarkan kasus di Pengadilan Sirkuit Fairfax County, dikutip dari AFP, Selasa (3/5).

Whigham, yang telah menjadi agen Depp sejak 2016, mengatakan Disney dan pihaknya telah mencapai kesepakatan untuk tampil sebagai Kapten Jack Sparrow dalam film keenam dari franchise Pirates.

“Kami sepakat dengan US$22,5 juta,” katanya.

Namun, Disney memutuskan untuk pindah haluan setelah publikasi tulisan Heard tersebut. “Saya berhasil melakukan kontak dengan mereka, tetapi saya tidak berhasil menyelamatkan Pirates untuk Johnny,” ujar dia.

Depp mengajukan kasus pencemaran nama baik terhadap Heard atas opini yang dia tulis di mana Heard menggambarkan dirinya sebagai figur publik yang mewakili kekerasan dalam rumah tangga.

Kendati dalam tulisan tersebut nama Depp tak disebut, namun ia menyiratkan bahwa mantan suaminya tersebut merupakan seorang pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Merasa dirugikan, Depp menuntut US$50 juta.

Tak mau kalah, Heard ikut menuntut balik US$100 juta dan mengklaim dia menderita kekerasan fisik dan pelecehan.

Baca Juga :  Sidang Lawan Heard Ditunda, Johnny Depp Dikabarkan Liburan di Eropa

Depp membantah pernah melakukan kekerasan fisik terhadap Heard dan mengklaim di persidangan bahwa Heard lah yang sering melakukan kekerasan.

Whigham, di bawah pemeriksaan silang oleh pengacara Heard, mengatakan kesepakatan dengan Disney tentang kompensasi Depp untuk film Pirates lainnya berbentuk verbal dan tidak ada kontrak yang ditandatangani.

“Ada pemahaman tentang apa kesepakatan yang akan terjadi,” katanya.

Tak hanya kehilangan pundi uang dari franchise Pirates, Whigham juga mencantumkan kompensasi Depp untuk sejumlah film lain yang dibuatnya pada 2017.

Dia mengatakan Depp menerima US$8 juta untuk City of Lies, US$10 juta untuk Murder on the Orient Express, dan US$13,5 juta untuk Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald.

Pada 2018, Depp dibayar US$3,5 juta untuk The Professor, sebuah film independen, dan US$1 juta untuk Waiting for the Barbarians, film indie lainnya. Lalu, pada Januari 2019, dia mestinya dibayar US$3 juta untuk sebuah film berjudul Minamata, kata agen tersebut.

“Sangat, sangat sulit untuk menyelamatkan Minamata. Pembiayaan goyah, anggaran harus turun, bayaran Johnny diturunkan untuk menyelamatkan film,” beber dia.

Juga bersaksi kemarin adalah Travis McGivern, anggota tim keamanan Depp.

McGivern mengatakan dia hadir pada satu argumen antara pasangan di penthouse Los Angeles. Di sana, menurut dia, Heard meninju wajah Depp dan melemparkan sekaleng Red Bull ke arahnya, serta meludahinya.

Pengawal itu mengatakan dia mengantar Depp keluar demi keselamatannya.

“Tugas saya adalah memastikan keamanan dan kesejahteraan klien saya. Sudah waktunya untuk melakukan pekerjaan saya dan mengeluarkannya dari sana,” pungkas dia.

(wla/arh)

[Gambas:Video CNN]