Dave Chappelle Sumbang Penjualan Tiket untuk Korban Penembakan Buffalo

Jakarta, options-direct.co.uk

Komedian Dave Chappelle dilaporkan menyumbangkan seluruh hasil penjualan tiket dari acara stand-up miliknya untuk menghormati keluarga dan korban penembakan di Buffalo, New York, AS. Acara yang diadakan di Shea’s Performing Arts Center itu pun dilaporkan dilakukan secara mendadak.

Menurut juru bicara Shea’s Performing Arts Center, sang komedian kala itu juga memberikan penghormatan bagi seluruh keluarga korban penembakan.

Insiden yang terjadi pada 14 Mei lalu itu menewaskan 10 orang dan 3 orang lainnya terluka.

“Dia berkata, dan saya memparafrasekan, ‘Saya datang ke Buffalo untuk menghormati para korban dan untuk keluarga-keluarga ini’,” kata direktur pemasaran dan komunikasi Shea’s Performing Arts Center, Kevin Sweeney, dilansir dari Deadline, Senin (6/6).

Dalam kesempatan itu, Chappelle memberi tahu kepada penonton bahwa ada beberapa keluarga korban yang turut hadir di acaranya. Ia juga berkata akan menyumbangkan semua hasil dari pertunjukan itu kepada para korban.

Salah satu netizen lewat akun @ScottySpades yang hadir dalam acara itu membenarkan aksi mulia Chappelle.

Aku melihat pertunjukkan @DaveChappelle tadi malam! Pertunjukan yang luar biasa dan dia menyumbangkan semua hasil untuk keluarga penembakan di [supermarket] Tops di Buffalo,” tulis akun tersebut.

Dave Chappelle malam itu tampil di Shea’s Performing Arts Center yang menampung lebih dari 3.000 kursi. Empat hari sebelum acara dimulai, tiket langsung terjual habis.

Setidaknya 10 orang tewas dalam penembakan massal yang terjadi di salah satu pasar swalayan di New York, Amerika Serikat, pada Sabtu (14/5) waktu setempat.

Dua pejabat keamanan AS mengatakan kepada Associated Press bahwa penembakan itu terjadi di Tops Friendly Market. Namun, mereka tak dapat mengonfirmasi jumlah total korban terluka akibat penembakan itu.

Baca Juga :  Ruben Onsu Sebut Sarwendah Idap Penyakit Langka Usai Operasi Kista

Kepolisian Buffalo, New York, hanya menyatakan bahwa mereka sudah menangkap pelaku penembakan, tanpa mengungkap identitasnya.

Salah satu pejabat keamanan AS mengungkap pelaku masuk ke dalam swalayan itu sembari menenteng senapan. Ia kemudian melepaskan tembakan membabi buta.

Jakarta, options-direct.co.uk — Penembakan massal yang terjadi di salah satu pasar swalayan New York, Amerika Serikat diduga dilatarbelakangi oleh isu rasialisme.

Menurut keterangan seorang petugas, terduga pelaku juga disebut mengeluarkan pernyataan kebencian yang jelas terhadap komunitas kulit hitam saat ditangkap.

(nly/pra)

[Gambas:Video CNN]