Arab Saudi Adaptasi Ulang Sitkom Klasik The Office

Jakarta, options-direct.co.uk

Studio film asal Arab Saudi bakal mengadaptasi acara komedi klasik dari Inggris, The Office.

Acara adaptasi itu akan diberi judul Al Maktab, dan direncanakan rilis akhir 2022.

Manajer MBC Studios Arab Saudi, Zeinab Abu Alsamh, yang akan menggarap acara adaptasi tersebut mengatakan serial Inggris ini tak asing bagi masyarakat Timur Tengah.

“Pemirsa di seluruh dunia, termasuk di kawasan Timur Tengah, tentu sudah tidak asing dengan The Office, terutama terkait kesuksesan besar selama dua dekade terakhir,” ujar Zeinab Abu Alsamh, seperti diberitakan Hollywood Reporter, Selasa (31/5).

“Ini menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk membawa kisah komedi tersebut dalam versi bahasa Arab,” lanjutnya.

Karakter David Brent/Michael Scott dalam serial asli dan versi Amerika dari The Office akan diperankan oleh Saleh Abuamrh dan memiliki nama Malik Al-Tumaifi untuk serial Al Maktab ini.

Selain Saleh Abuamrh, Al Maktab juga akan dibintangi Fahad Albutairi, Nawaf Alshobaili, Saad Aziz, Adhwa Fahad, Razan Mansour, Reem Busati, Hisham Hawsawi, dan pemeran Arab Saudi lainnya.

Sineas asal Mesir, Hisham Fathi, akan dipercaya untuk memimpin serial klasik ini sebagai sutradara, bersama dengan Shadi Mcdad sebagai produser dan Alessandro Martella sebagai direktur fotografi.

MBC Studios di Arab Saudi akan menaungi proses produksi bagi serial yang akan tayang dalam 20 episode tersebut.

The Office adalah komedi situasional asal Inggris yang versi orisinalnya ditayangkan BBC pada 2001 selama dua musim. Serial ini mengangkat satir pada kisah sehari-hari di kehidupan perkantoran dengan David Brent (Ricky Gervais) sebagai sosok protagonis yang ironis.

Tak lama berselang pada 2005, NBC memproduksi versi Amerika Serikat untuk mengadaptasi kisah yang sama, dengan tokoh sentral Michael Scott yang diperankanSteve Carell.

Baca Juga :  Christian Bale Beberkan Alasan Thor 4 Batal Pakai Lagu Kate Bush

Hadirnya The Office versi AS berhasil mendulang kesuksesan maksimal dan berjalan selama sembilan musim penuh.

Setelah kesuksesan dua pendahulunya, serial ini kemudian diadaptasi menjadi versi lokal di setidaknya 10 kawasan berbeda, seperti Prancis, Jerman, Kanada, India, Israel, dan yang paling terakhir, Polandia serta Arab Saudi.

(far/end)

[Gambas:Video CNN]