7 Rekomendasi Film Iran, Anak Surga hingga Perpisahan

Jakarta, options-direct.co.uk

Iran dikenal memiliki banyak film berkualitas yang menggambarkan realitas kehidupan masyarakat di negara Persia, beberapa di antaranya telah meraih penghargaan.

Ada banyak cerita yang menyentuh perasaan dan emosi. Mulai dari kemiskinan, impian anak-anak, hingga keributan rumah tangga.

Apalagi film-film Iran dikenal tidak hanya sebagai potret kehidupan tetapi juga memiliki pesan moral yang disesuaikan dengan kemanusiaan serta syariat Islam yang berlaku di sana.

Berikut 7 rekomendasi film Iran.

1. Anak Surga (1998)

Children of Heaven bercerita tentang perjuangan seorang anak laki-laki untuk bisa membahagiakan adiknya melalui sebuah sepatu.

Kehidupan keluarga mereka yang miskin memaksa anak laki-laki bernama Ali untuk melepaskan sepatu yang dia miliki dan satu-satunya yang digunakan saudara laki-lakinya untuk pergi ke sekolah.

Film karya Majid Majidi ini menjadi film Iran pertama yang dinominasikan untuk Oscar dalam kategori Film Berbahasa Asing Terbaik 1998.

[Gambas:Youtube]

2. Warna Surga (1999)

The Color of Paradise karya Majid Majidi menceritakan kisah Mohammad, seorang anak buta yang tinggal bersama neneknya di desa.

Mohammad sebelumnya bersekolah di sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Pada hari terakhir sekolah sebelum liburan, ia dijemput oleh ayahnya untuk mengunjungi rumah neneknya.

Di sana, nenek yang sangat mencintai Muhammad menyekolahkan cucunya ke sekolah biasa. Sementara itu, ayah Mohammad lelah merawat anaknya yang buta dan ingin menikah lagi setelah lima tahun ditinggal istrinya.

[Gambas:Youtube]

3. Nyanyian Burung Pipit (2008)

The Song of Sparrows (2008) menceritakan tentang perjuangan seorang ayah bernama Karim untuk menafkahi keluarganya. Dia memiliki tiga anak, Haniyeh yang tuli dan remaja, dan Hussein yang nakal, dan yang termuda.

Baca Juga :  7 Rekomendasi Seri Sahur, Makanan Jalanan hingga Cinta Modern

Suatu ketika, burung unta di peternakan tempat Karim bekerja melarikan diri dan membuatnya dipecat. Karena harus membeli alat bantu dengar untuk Haniyeh, Karim pergi ke kota mencari cara untuk menghasilkan uang.

Di sana, Karim dikira tukang ojek. Tapi siapa sangka, dia mendapat uang karena itu. Ia pun tabah menjalani pekerjaan itu bolak-balik kota dan desa demi anak-anaknya.

Lanjut ke selanjutnya…


Rekomendasi Film Iran, A Separation

BACA HALAMAN BERIKUTNYA