5 Warisan Karya Seni Peran Berkesan Mieke Wijaya

Jakarta, options-direct.co.uk

Aktris senior Mieke Wijaya, yang meninggal dunia pada Selasa (3/5) pukul 19.30 WIB di usia 82 tahun, meninggalkan warisan karya seni peran yang mengesankan di sejumlah film.

Kabar meninggalnya Mieke disampaikan pihak keluarga lewat pesan singkat.

“Telah meninggal dunia Mama, Nenek, kami tercinta Hj. Mieke Widjaja pada hari Selasa, 3 Mei 2022 jam 19.30 WIB dalam usia 82 tahun. Mohon diampuni segala kesalahan-kesalahannya dan semoga amal ibadahanya diterima Allah SWT,” bunyi pesan tersebut, dikutip dariĀ detikcom.

Jenazah Mieke disemayamkan di rumah duka di Ampera, Jakarta Selatan. Beberapa kerabat telah datang ke lokasi itu, termasuk suami Nia Zulkarnaen, Ari Sihasale.

Mieke dikenal lewat berbagai karyanya di layar lebar, misalnya Tiga Dara, Losmen Bu Broto, dan banyak lainnya. Berikut karya-karya berkesan yang ditinggalkan Mieke.

1. Tiga Dara

Film komedi musikal besutan UsmarĀ Ismail yang lahir pada 1957 ini diperankan oleh Mieke bersama Chitra Dewi dan Indriati Iskak.

Sejak perilisannya, Tiga Dara dianggap menjadi karya klasik dari perfilman Indonesia dengan tema-tema yang masih relevan dengan masyarakat Indonesia modern. Film ini bahkan dibuat kembali (remake) beberapa kali setelahnya.

Mieke memerankan Nana, satu dari tiga bersaudari yang dibesarkan oleh nenek mereka. Tiga Dara menceritakan romantika keluarga dengan tiga anak perempuan lajang. Usai kematian sang ibu, nenek merekalah yang mengemban amanat almarhumah mencarikan jodoh bagi si sulung.

Namun, calon suami tersebut malah menjadi rebutan dua dari tiga dara, si bungsu Neni (diperankan Indriati Iskak) memutar otak menyelesaikan konflik. Konflik tersebut lah yang menjadi kisah klasik lakon Tiga Dara.

Baca Juga :  Lee Joon-gi dan Shin Se-kyung Diincar Bintangi Arthdal Chronicles 2

2. Losmen Bu Broto

Film seri keluaran 1980-an ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari keluarga Broto yang mengelola sebuah losmen.

Diperankan oleh Mieke, seri tenar ini menceritakan perjuangan Bu Broto mengelola bisnis mereka. Bu Broto juga harus berhadapan dengan konflik yang dihadapi oleh anak-anaknya, dari Tarjo yang bingung dengan masa depan pasca lulus sarjana hingga Pur yang belum juga punya pasangan hidup.

Losmen Bu digarap oleh Sutradara Tatiek Maliyati dan Wahyu Sihombing. Kala itu, Losmen Bu Broto ditayangkan di TVRI menjadi tontotan keluarga yang ditunggu-tunggu.

3. Ranjang Pengantin

Dirilis pada 1974, Ranjang Pengantin disutradarai oleh Teguh Karya. Dalam film, Mieke memerankan karakter Nien, kakak pemeran utama yang bernama Bram (diperankan oleh Slamet Rahardjo).

Ranjang pengantin berkisah tentang hidup rumah tangga Bram dengan Nona (Lenny Marlina) yang tak direstui orang tua Nona karena ia telah dijodohkan oleh Paul (George Kamarullah).

Lewat film Ranjang Pengantin, Mieke sempat memenangkan penghargaan Pendukung Wanita Terbaik di Film Festival Indonesia (FFI) 1975.

4. Kembang Semusim

Kembang Semusim diproduksi pada 1980 oleh Sutradara MT Risyaf. Film berdurasi 131 menit ini menceritakan hidup Farida (diperankan Mieke) yang bercerai dari suaminya.

Selanjutnya Farida menikahi Wijaya (Rachmat Hidayat), duda dua orang anak. Pernikahannya membuat Farida harus meninggalkan anaknya Mirna (Marissa Haque) bersama neneknya di Sumatra.

Film menceritakan konflik keluarga Wijaya-Farida, seperti Mirna yang ingin menemui keluarga ibunya, namun disambut dingin.

5. Gadis Kerudung Putih

Gadis Kerudung Putih adalah film Indonesia yang dirilis pada 1966 dan disutradarai oleh Djamal Harputra. Mieke memerankan pemeran utama bersama Dicky Zulkarnaen dan Rachmat Hidayat.

Lewat film tersebut Mieke meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 1967.

Baca Juga :  Sinister Strange Bakal Beda dari Versi What If

(wla/arh)

[Gambas:Video CNN]